wikz

Haruskah Ibu Hamil Makan Dua Kali Lebih Banyak Dari Biasanya, Myth or Fact ?

Sudah umum terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia bahwa wanita yang sedang hamil lebih banyak makan bahkan hingga dua kali lebih banyak dari biasanya, dengan harapan berbagai nutrisi yang terkandung dalam setiap makanan tersebut dapat diserap oleh di jabang bayi agar pertumbuhannya baik dan sehat. Tak ayal lagi kasus semacam ini berdampak pada naiknya berat badan (kegemukan) ibu hamil.

Lantas bagaimanakah para pakar memandang fenomena ini, yuk kita ketahui bersama :
Secara ilmiah ternyata perempuan tidak memerlukan banyak kalori tambahan tatkala hamil, bahkan pada trimester ketiga kehamilan.

haruskah-ibu-hamil-makan-dua-kali-lebih-banyak-dari-biasanya
spine-health.com


Jika biasanya perempuan direkomendasikan mengonsumsi 2.000 kalori per hari, maka jika ada ibu hamil mereka hanya perlu menambah 200 kalori. Jumlah itu setara dengan sebuah roti bagel atau sesendok makan mayones!

Calon ibu juga bisa tetap melanjutkan diet mereka sehari-hari, tanpa mengurangi tumbuh kembang calon bayi. Intinya, diet makanan sehat biasa -yang tentunya tidak bertujuan menurunkan berat badan- akan menguntungkan ibu dan bayi.

Dari penelitian terhadap 7.000 perempuan yang tetap melanjutkan pola makan biasa mereka ketika hamil ternyata mengalami kenaikan berat badan yang 3,84 kg lebih rendah dibandingkan dengan perempuan hamil yang mengubah pola makan.

Dalam studi ini terlihat bahwa, berat bayi baru lahir dari calon ibu dengan pola makan biasa tidak berbeda dengan ibu yang makan dua kali lebih banyak. Bahkan, makan wajar bisa mengurangi risiko preeklamsia, penyakit tekanan darah yang kerap muncul sebagai salah satu efek dari kehamilan.

Bagaimana menurut anda ?

(sumber : bbc.com)

wikz

About wikz -

Hanya ingin berbagi ilmu yang bermanfaat melalui tulisan sebagai bacaan.

Kirimkan e-mail anda untuk berlangganan artikel menarik: